BERITA ROKOKBET : DAFTAR BERITA TERKINI DAN VIRAL

Mahfud Md Tak Permasalahkan Gibran Melenggang Cawapres: Demokrasi Harus Ada Riak Hangat, Jangan Tegang

mahfud md

Beritarokokbet.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, menanggapi putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi atau MKMK, yang tidak membatalkan putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023. Namun putusan Majelis Kehormatan hanya memberhentikan Anwar Usman sebagai Ketua MK.

Putusan itu memberikan jalan lempang kepada Gibran Rakabuming Raka tetap berkompetsisi dalam Pemilihan Umum 2024. Mahfud menyatakan tidak masalah, Gibran, putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi tetap menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

“Bagus, demokrasi harus begitu. Harus ada riak-riak yang agak hangat, tapi jangan tegang,” kata Mahfud yang juga cawapres Ganjar Pranowo di Puri Agung, Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu, 8 November 2023.

Mahfud menjelaskan, sejak dulu persaingan, kompetisi, dan saling unjuk pendapat dalam momentum pesta demokrasi kerap terjadi. “Tapi yang terpenting tadi arahan Presiden yang membuat kita pesimistis,” kata dia.

Menyingung ucapan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tentang intervensi dan pengawasan pemilu, Mahfud mengatakan, tidak ada satu kendali untuk kecurangan dalam pemilu. Hal itu menyangkut tempat pemungutan suara yang tersebar di 840 ribu titik. “Bagaimana bisa mengendalikan kecurangan,” tutur dia.

Sebelumnya, Jokowi menyinggung soal banyak yang menyampaikan jika Pemilu kita gampang diintervensi. “Diintervensi dari mana?” kata Jokowi dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggara Pemilu yang digelar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP.

Dia mengatakan di setiap tempat pemungutan suara atau TPS itu ada saksi dari partai-partai. Belum lagi aparat yang mengawasi di dekat TPS. “Artinya Apa? Artinya pemilu ini, pemilu yang sangat terbuka. Bisa diawasi oleh masyarakat, media, dan lain-lain,” kata Jokowi.

Mahfud juga merespons perihal laporan pelanggaran etik yang dilakukan penyelenggara pemilu dalam sepuluh bulan terakhir berjumlah lebih dari 200. Menurut dia, adanya laporan pelanggaran etik itu justru lebih baik. “Kalau ada pelanggaran berarti ada laporan, itu bagus menurut saya.”

Mahfud menjelaskan, penduduk Indonesia mencapai 270 juta jiwa dengan 840 ribu TPS, dan kerap memunculkan pelanggaran kecil itu biasa. Pelanggaran itu terjadi secara horisontal. Tidak selalu pelanggaran itu dilakukan petugas penyelenggara pemilu. “Kadang peserta pemilu sendiri curang terhadap yang lain. Itu harus kita awasi bersama,” kata dia.

Selanjutnya, soal netralitas, cawapres Ganjar Pranowo itu mengatakan, aparatur sipil negara, Tentara Nasional Indonesia, kepolisian, kata Mahfud, harus netral. Kepala Kepolisian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyampaikan akan bersikap netral dan profesional.

Listyo dan Yudo kepada bawahannya, menurut Mahfud sudah menyampaikan posisi dua institusi menyatakan tidak berpihak ke salah satu pasangan calon. “Karena siapa pun yang terpilih nanti kita bersatu lagi,” ucap Mahfud, menirukan Yudo.

Exit mobile version